August192011

Heart Beat

Menjelang 10 hari terakhir, gw sempetin deh buat ngepost tulisan random bin labil ini. Penting abis…

Assalamualaykum!

Sebenernya ini part lanjutan dari tulisan sebelumnya. Kesannya kayak ga rela gitu ya, padahal uda dibilang that was farewell writing..

Namanya juga perpisahan, kayaknya agak gimanaa gitu kalo ga jor-joran alias dipuas-puasin. yegak?

Nah, bagi yang pertama kali ngebaca judul ini “Heart Beat ” pasti beberapa pada terpikir, ah.. apalagi nih si acid bahas 2pm #poseTaecyon *nguncup2injari*(beneran sekarang gw nyetel heart beatnya 2pm -_-).

Bukan ya folks tercinta, tapi ini lanjutan tulisan sebelumnya. eenggg ( mulai males)

Kenapa gw judulin Heart Beat?. Ya gapapa iseng aja. Kebetulan tadi pagi setelah sahur, gw dengerin rerun #KKK2011 di Prambors, dan judulnya Heart Beat. Ceritanya tentang anak kecil bernama Anisa yang ditinggal pergi ibu sama ayahnya ( meninggal). Awalnya seperti biasa, gw dengerin dengerin aja sambil ngerjain aktivitas lain, tapi….. waktu dipasang backsound yang… galau. Deh. Gw langsung dengerin secara seksama. Itu guys yang buat gw - anti galau songs. Soalnya gw itu lebih drama queen daripada si ninit ( mudah2an ninit ga baca). Gw sangat mudah terbawa perasaan, apalagi abis nonton film galau, dengerin lagu galau. Dan kalau udah galau, bisa makan waktu berjam-jam. And please, itu terlalu buang-buang waktu kan?

Masalah Mr.X tersebut, udahlah ya. Ga perlu di bahas. Intinya, gw terlalu membuang-buang waktu selama 5 tahun belakangan ini. Dan, terimakasih Tuhan, ini peringatan dariMu yang sangat berharga.

Seperti Quote yang sebelum tragedi kamis kelabu kemarin terjadi, sempet-sempetnya gw retweet :

Nah. Gw memandang itu semacam good luck sign.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari masalah yang gw ceritain tadi. Gw bisa aja nyikapinnya dengan - terus membuang-buang waktu mikirin. Atau gw bisa depresi karena ga bisa mencapai apa yang gw inginkan. Tapi, hidup ini terlalu singkat, kawan. Waktu terus berjalan, dan kita harus terus bergerak. Lihat Tata Surya yang selalu bergerak, ga kebayang kalau tiba-tiba salah satu komponennya berhenti, semua pasti akan hancur. Begitu juga dengan kita, bergerak atau hancur!.

Gw harus move on.

Ga semua orang bisa mendapatkan kesempatan yang sama dari yang udah gw dapat selama ini. Memang benar adanya, kunci menikmati hidup agar selalu merasa bahagia, ya syukuri hidup itu sendiri. Kuncinya bersyukur. Seperti kata pepatah, “orang yang kaya tidak akan pernah lagi ingin ini itu karena sudah merasa cukup, orang miskin selalu merasa tidak puas karena merasa hidupnya tidak berkecukupan”.

Orang yang kaya jiwanya, akan senantiasa selalu merasa beryukur.

Dari situ, gw mulai mikir, gw ga bisa hidup dalam masa kanak-kanak. Ada pilihan dewasa di depan mata yang mau ga mau diambil. Bukan mau ga mau sih, ya kalo ga mau, harus siap-siap habis termakan jaman. Karena toh, kita ga selamanya hidup di zona nyaman kan?

Heart Beat. Seperti hal yang satu ini, detak jantung. Setiap detaknya, adalah kehidupan. Dan setiap kehidupan yang ada didalamnya tidak semua dimiliki orang lain. Pernah ga sih mikir sampe ke situ?

Ada seseorang di pelosok tempat di bumi ini, yang mungkin . . untuk merasakan satu detak jantung saja harus dibayar dengan uang jutaan rupiah. Mungkin juga di tempat yang berbeda, untuk membuat detak jantung itu tetap ada, harus bekerja pagi-siang-malam , alias harus bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan agar tetap bisa menyambung hidupnya, bahkan keluarganya.

Ada banyak pilihan. Tergantung gimana lo memilih, dan menjalankannya.

Kalau boleh gw memilih sekarang. Gw pingin menjadi dewasa dengan masalah-masalah yang datang.

I’ve heard it said, that people come into our lives for a reason bringing something we must learn. And we are led to those who help us most to grow, if we let them.”

- Wicked, “For Good” -

Dan mungkin, juga dengan Mr. X yang datang dan pernah jadi bagian cerita hidup gw. Gw gabisa menyesali kenapa gw harus memilih masuk ke SMA yang sama, atau harus memilih organisasi yang sama. Gabisa. Itu semua sudah diatur dan tidak ada segala sesuatu yang terjadi secara tidak disengaja. Tentunya oleh Tuhan YME, Yang punya kehidupan ini.

Eh btw, udah menjelang 10 Hari terakhir Ramadan ni folks! Gw pingin berdiam diri alias I’tikaf. Sekalian refleksi dan renungan selama 20 tahun gw hidup. Mudah-mudahan, di hari fitrah mendatang, gw bisa terlahir sebagai Astrid yang baru- yang selalu punya semangat dan rasa syukur untuk menjalankan hidup yang udah dikasih Allah swt ini. Amin.

Oiya, mungkin gw puasa twitter, fb, bbm dulu. taulah ya… penyakit OL addict gw uda kronis banget. Setiap detik mantengin Timeline dan gosip. Tapi mungkin gw akan terus nulis di blog sembari latian nulis yang bener ( edisi balada mahasiswa menjelang semester akhir-akhir)

Akhir kata, wassalamualaykum… sampai jumpa di tulisan gw berikutnya ;))

Page 1 of 1